php hit counter

Memasang banner di blog merupakan salah satu hal yang paling sering dilakukan blogger selain tentu saja menuliskan artikel, membalas komentar dan juga mengamati perkembangan blog dari data statistik yang ada.

Dalam postingan saya dulu tentang plugin WordPress wajib install, saya menyebut sebuah plugin yang bernama Ad Injection untuk mengurus berbagai hal tentang banner ini. Maka saya putuskan untuk melengkapinya saya buatkan artikel tentang cara memasang banner di blog WordPress dengan Ad Injection ini.

Memasang Banner di blog WordPress dengan Ad Injection akan menjadikan themes apa saja yang kamu pakai jadi AdSense friendly. Karena Ad Injection memiliki beberapa fitur yang sangat menguntungkan bagi kamu;

  • Menambahkan iklan di posisi strategis blog, di bawah judul, ditengah artikel, di akhir artikel. Bahkan kalau themes kamu tidak ada widget di sana, kamu bisa menambahkannya.
  • Menampilkan iklan lebih dari satu macam dalam satu tempat (bergantian).
  • Mengacak posisi iklan, bisa di bagian kanan, tengah atau kiri.
  • Tidak perlu setting banner lagi kalau ganti themes.

Cara Memasang Banner di WordPress dengan Ad Injection

OK deh, sebelum langsung kita mulai step by step cara memasang banner dengan Ad Injection ini,

  1. Download Ad Injection dulu.
  2. Install plugin ad Injection di blog, lalu aktifkan,
  3. Buka setting Ad Injection di wp-admin/options-general.php?page=ad-injection.php

Antar muka setting Ad Injection

Pada saat pertama kali mencoba plugin ini saya sempat bingung, karena banyaknya tombol, check box dan dropdown yang ada. Namun setelah beberapa saat menggunakannya saya jadi tidak bisa meninggalkan plugin ini.

Oleh karenanya saya akan berusaha menjelaskannya sedikit – demi sedikit di sini.

1. Cara Memasang Banner di WordPress dengan Ad Injection – Ads Placement Setting

Ada 3 tab dalam setting Ad Injection ini, tampilan di atas adalah tampilan tab main yang dibagi lagi dalam beberapa section. Dalam tampilan itu adalah section Global Setting.

Ada 6 macam iklan yang bisa dimunculkan dengan Ad Injection; Top, Random, Bottom, Footer, Widget dan Template.

Semua iklan itu bisa diatur tampilannya dalam semua skenario yang mungkin terjadi di blog, baik untuk index, halaman blog, tulisan tunggal, arsip, pencarian atau bahkan saat error 404. Memberi centang akan menjadikan iklan pada posisi bersangkutan justru tidak aktif (off).

Sedang section di bawahnya adalah ads placemnet setting/pengaturan penempatan iklan, saya hampir – hampir tidak pernah mengedit bagian ini.

2. Cara Memasang Banner di WordPress dengan Ad Injection – Ads

Cara Memasang Banner di blog WordPress dengan Ad Injection

Memasang banner di blog merupakan salah satu hal yang paling sering dilakukan blogger selain tentu saja menuliskan artikel, membalas komentar dan juga mengamati perkembangan blog dari data statistik yang ada.

BacaAku:   Cara Memasang Alexa Rank Pada Wordpress

Saya menyebut sebuah plugin yang bernama Ad Injection untuk mengurus berbagai hal tentang banner ini. Maka saya putuskan untuk melengkapinya saya buatkan artikel tentang cara memasang banner di blog WordPress dengan Ad Injection ini.

Memasang Banner di blog WordPress dengan Ad Injection akan menjadikan themes apa saja yang kamu pakai jadi AdSense friendly. Karena Ad Injection memiliki beberapa fitur yang sangat menguntungkan bagi kamu;

  • Menambahkan iklan di posisi strategis blog, di bawah judul, ditengah artikel, di akhir artikel. Bahkan kalau themes kamu tidak ada widget di sana, kamu bisa menambahkannya.
  • Menampilkan iklan lebih dari satu macam dalam satu tempat (bergantian).
  • Mengacak posisi iklan, bisa di bagian kanan, tengah atau kiri.
  • Tidak perlu setting banner lagi kalau ganti themes.

Cara Memasang Banner di WordPress dengan Ad Injection

OK deh, sebelum langsung kita mulai step by step cara memasang banner dengan Ad Injection ini,

  1. Download Ad Injection dulu.
  2. Install plugin ad Injection di blog, lalu aktifkan,
  3. Buka setting Ad Injection di wp-admin/options-general.php?page=ad-injection.php

Antar muka setting Ad Injection

Pada saat pertama kali mencoba plugin ini saya sempat bingung, karena banyaknya tombol, check box dan dropdown yang ada. Namun setelah beberapa saat menggunakannya saya jadi tidak bisa meninggalkan plugin ini.

Oleh karenanya saya akan berusaha menjelaskannya sedikit – demi sedikit di sini.

1. Cara Memasang Banner di WordPress dengan Ad Injection – Ads Placement Setting

Ada 3 tab dalam setting Ad Injection ini, tampilan di atas adalah tampilan tab main yang dibagi lagi dalam beberapa section. Dalam tampilan itu adalah section Global Setting.

Ada 6 macam iklan yang bisa dimunculkan dengan Ad Injection; Top, Random, Bottom, Footer, Widget dan Template.

Semua iklan itu bisa diatur tampilannya dalam semua skenario yang mungkin terjadi di blog, baik untuk index, halaman blog, tulisan tunggal, arsip, pencarian atau bahkan saat error 404. Memberi centang akan menjadikan iklan pada posisi bersangkutan justru tidak aktif (off).

Sedang section di bawahnya adalah ads placemnet setting/pengaturan penempatan iklan, saya hampir – hampir tidak pernah mengedit bagian ini.

BacaAku:   Menambah Security Question Pada Wordpress

2. Cara Memasang Banner di WordPress dengan Ad Injection – Ads

Ini adalah kolom penempatan iklan di bawah judul tulisan (below post title). Di sebelah kanannya ada pengaturan penempatan iklan. Bisa float di kiri, kanan, tengah tau juga random.

Selain penempatan, padding dan margin iklan juga bisa disetting dari sini untuk menjaga tampilan blog tetap menarik dengan memberikan jeda antara konten blog dengan banner yang dipasang di blog. Keenam posisi yang saya sebut tadi memiliki semua setting ini.

3. Cara Memasang Banner di WordPress dengan Ad Injection – Pembatasan Iklan

Kadang untuk pengunjung/tulisan tertentu kita ingin iklan kita tidak muncul saja. Dalam gambar berikut adalah contoh cara untuk menyembunyikan iklan pada posting dalam category ‘uncategorized’ saja.

Menyembunyikan banner bisa dilakukan berdasar penulis, tag, posting tertentu (melalui ID posting). Juga dari asal pengunjung ke blog kalau kita mau (settingnya ada di atasnya).

Cara memasang Banner Iklan di WordPress – Random Ads

Sekarang kita pindah ke tab berikutnya tempat kita bisa memasukkan banner di blog WordPress lebih dari satu pada tempat yang sama.

Terlihat dalam gambar di atas adalah setting untuk top adverts. Dimana total akan kamu temukan 10 slot iklan dtitambah beberapa iklan lagi sebagai alternatifnya. Untuk mengatur prosentasi tampilan iklan, kamu bisa memasukkannya di kolom angka bagian kanan lalu klik save all setting.

Cara Memasang Banner di Blog WordPress – Penutup

Saya tahu, mungkin cara memasang banner di blog WordPress dengan Ad Injection ini terlalu advanced dan membingungkan, terutama bagi pengguna WordPress pemula. Tapi saya yakin begitu kamu terbiasa menggunakannya, kamu akan menyukainya.

Kalau kamu mau tutorial cara memasang banner di blog WordPress dengan cara biasa, silahkan berkomentar saja, nanti akan saya buatkan.

Memasang iklan dengan metode ini tentu saja membutuhkan load server yang lebih tinggi dari cara memasang banner di blog WordPress seperti biasanya, saya sendiri membatasi pemasangan 3 iklan untuk satu spot random ads.

[the_ad id=”1387″]

Pengaturan Plugin Ad Injection WordPress
Pilih Kategori