php hit counter
Fakta Mengapa Orang Zaman Dulu Jarang Tersenyum Jika di Foto
Fakta Mengapa Orang Zaman Dulu Jarang Tersenyum Jika di Foto

Fakta Mengapa Orang Zaman Dulu Jarang Tersenyum Jika di Foto-Aktualisasi diri melalui foto sekarang semakin merebak dan jadi tren semua kalangan. Biasanya agar hasil jepretan sanggup menarik, objek akan melancarkan pose dengan beragam bentuk gaya. Bahkan beberapa gaya berfoto telah menjadi fastuosidad, misalnya duck face, senyum tiga jari, memiringkan kepala, menjulurkan lidah dan cause tertawa lepas.

Kondisi indonesia sangat bertolak belakang dengan gaya berfoto yang dilakukan orang-orang zaman dahulu. Mereka cenderung tegang dan tidak mau senyum sedikit juga serta selalu menutup bibirnya. Ternyata hal ini bukan hanya dipengaruhi budaya zaman dahulu yang cenderung kaku, namun berbagai faktor lain juga membuat mereka pelit senyum saat difoto.

Telah dari alasan kesehatan hingga aturan yang sengaja dibuat berisi larangan berfoto dengan senyuman. Hal inilah yang membuat dokumentasi foto-foto suram nyaris sama, yakni tidak pernah menunjukan simpul tawa. Selain alasan tersebut, 6 hal berikut ini jua menjadi alasan orang zaman dulu tidak mau tersenyum saat difoto.

1. Gigi yang Rusak
Alasan primer orang zaman dahulu bukan mau tersenyum ketika berfoto adalah masalah kesehatan. Pada saat itu, mereka gak mau memperlihatkan gigi mereka yang rusak. Gigi yang rusak tersebut harus dicabut, karena tidak ada gigi patah yang bisa diperbaiki kecuali dicabut. Jadi mengatupkan mulut adalah satu-satunya cara untuk menutupi kekurangan tersebut.

2. Dianggap Tidak Sopan
Adat orang pada zaman dahulu terlebih lagi kaum bangsawan tidak diperbolehkan untuk tersenyum atau memperlihatkan gigi ketika berfoto karena dinilai tidak sopan. Khusus bagi kaum bangsawan, image dalam lingkungan kerajaan sangat kental serta harus menjaga tulen santun dan perilaku. Perkara itulah yang membuat mulut mereka tertutup rapat ketika difoto. Selain itu, senyuman itu hanya ditemui dalam anak-anak, orang misikin yang tidak berpendidikan serta para pemabuk. Menurut mereka tersenyum saat berfoto sering dikaitkan dengan orang yang bodoh dan konyol.

3. Kamera yang Belum Canggih

[the_ad id=”1383″]
Kamera yang ada di zaman dahulu tidak secanggih saat ini. Orang zaman dahulu memerlukan waktu beberapa puluh menit hanya untuk mengambil satu jepretan saja. Hal tersebut membuat mereka terlalu lelah menunggu hingga hanya memperlihatkan wajah datar saat berfoto. Lalu, pada tahun 1837, Louis Jacques Mande Daguerre yang berkebangsaan Prancis mendapatkan teknik fotografi yang ia namakan Daguerreotype.

Dua tahun kemudian, dirinya memperkenalkan format fotografi baru, yang memungkinkan untuk pengambilan gambar berlangsung sekitar 60 sampai dengan 90 detik. Kendati demikian, tetap saja prosesnya masih melelahkan untuk menahan pose tawa selama waktu tersebut.

4. Dianggap Ribet lalu Tidak Beretika
Sekitar tahun 1870-an, pengambilan foto hanyalah pada momen-momen tertentu aja. Pada momen istimewa ini mereka berfoto dan mencakup banyak orang sekaligus. Proses yang cukup ribet di dalam pengambilan foto tersebutlah yang membuat mereka enggan tersenyum. Selain karena tersenyum tersebut dianggap tidak beretika.

BacaAku:   Penembakan Buaya Raksasa Setelah Memangsa Sapi

5. Tidak Ingin Merusak Hasil Foto
Ketika itu, proses pengambilan foto merupakan pengalaman paling langka. Tidak sebatas itu, biaya untuk berfoto kala itu terbilang mahal. Bisa jadi orang semata-mata berfoto sekali seumur hidupnya pada acara besar family. Pemotretan itu dilakukan pada dalam studio yang kemungkinan besar tidak bisa dilakukan oleh orang-orang tak berpunya. Itulah yang menyebabkan mereka tidak ingin merusak keuntungan foto mereka dengan tersenyum.

6. Kondisi Lingkungan yang Menyedihkan
Pengaruh kondisi masyarakat juga menjadi alasan kenapa orang zaman dahulu bukan mau tersenyum saat difoto. Pada masa itu, banyak terjadi perang dan penjajahan yang pada akhirnya membuat mereka susah tersenyum.

Itulah 6 alasan orang zaman dahulu tidak tersenyum jaman di foto. Namun, bertepatan berjalannya waktu kebiasaan tersebut akhirnya hilang dan digantikan dengan gaya foto yang beraneka ragam.

[the_ad id=”1387″]

Fakta Mengapa Orang Zaman Dulu Jarang Tersenyum Jika di Foto
Pilih Kategori